Restaurant Khas ASIA di Port Moresby New Guinea

Info Travel – Di kota Port Moresby New Guinea tidak susah untuk menemui restaurant khas asia. Tetapi sebagian besar rumah makan hanya sampai pukul 23.00. Nyatanya semua toko dan restaurant di kota ini mempunyai penjagaan yang ketat, baik dengan dijaga oleh security atau di lapisi teralis besi.

Berikut beberapa rumah makan yang cocok di lidah kita rekomendasi dari kami :

#1 . Dynasty Seafood Restaurant

Dynasty Restaurant berada di dalam Mall Vision City, tepatnya di jalan Waigani Port Moresby. Restaurant ini tergolong menengah keatas. Tetapi dengan kualitas masakan yang yummy dan enak juga. Restaurant ini menyediakan berbagai jenis masakan ASIA seperti mie goreng, bihun goreng, nasi goreng, ayam goreng, cap cay dan macam macam lainnya.

dynasty resto

Resto ini merupakan favorit TS saat disana. Selain untuk sekedar makan, kamu juga bisa sambil meluangkan waktu melihat lihat isi di dalam mall.

#2. Kopitiam

Nah ini juga cukup rekomendasi, selain makanannya cocok di lidah kami, khususnya orang indonesia. Kopitiam menyediakan tempat nongkrong yang asik juga, serta ada fasilitas WIFInya juga lho guys!

kopitiam

Kopitiam ini adalah resto masakan malaysia, chefnya memang asli orang malaysia. Resto ini cocok untuk yang hobi nongkrong. Harganya pun ga terlalu mahal.

Mereka menjual es campur juga, bahkan kami terkadang hanya membeli es campur dan nongkrong berlama lama disana.

#3. Papa Ken’s restaurant

papa kens

Resto ini juga menyediakan makanan malaysia yang juga cocok di lidah kita. Dengan bumbu dan banyak macam menu makanan serta harga yang terjangkau, resto ini selalu penuh saat malam hari, apalagi kalo hari sabtu, jangan harap deh bisa dapat tempat.

#4. Savannah Height Bistro

Resto yang terletak di atas bukit ini cukup direkomendasikan. Resto khas Indonesia dengan koki berpengalaman dari Indonesia juga. TS beberapa kali makan di resto ini. Selain dimanjakan dengan tempat yang nyaman, perlayanannya pun sangat baik.

savannah bistro

Terletak di Savannah Height pusat kota Port Moresby. Oh iya guys, di tempat ini, kalian akan bertemu banyak orang indonesia, karena sebagian besar karyawan expat adalah dari negara kita, philiphines dan malaysia.

Berikut resto rekomendasi dari saya, semoga bisa memberi informasi yang bermanfaat bagi kalian ya! 🙂

Advertisements

4 Tempat Wisata Yang harus anda kunjungi saat di Papua New Guinea

Travel News – Ada banyak tempat menarik di Papua New Guinea, selain dari keindahan alam yang bagus, kesenian tradisional di negara ini cukup unik dan bagus lho..  Tapi kali ini saya akan bahas tempat tempat wisata yang menarik dan layak dikunjungi.

Berikut daftar tempat wisata di New Guinea :

  1. National Museum & Art Gallery

    Museum yang luar biasa ini, direnovasi dengan indah untuk ulang tahun ke-40 kemerdekaan negara tersebut, anda bisa melihat lihat sejarah budaya asli Papua New Guinea. Penduduk yang diterangi cahaya dengan tema: alat musik, hiasan tubuh, drum kundu dan drumut seremonial, peralatan pelayaran (termasuk kano cadik Milne Bay yang megah serta kerang cowrie besar dan dasbor kano hiasan), topeng yang unik.
    national musemAnda juga bisa melihat sebuah agiba (rak tengkorak), masker kultus, uang kina, kanjigit (boneka tradisional), topeng kain kulit kayu dan perisai warna-warni dari New Britain dan tutup kepala yang menampilkan bulu burung-of-paradise.

  2. Taman Nasional Varirata
    Lokasi di Jalan Sogeri, Port Moresby, Papua NuginiPatokannya tepat setelah toko kecil di Laloki “River Gorge”, Taman Nasional Varirata luasnya 1000 hektar dan tingginya di atas 800 m, merupakan puncak Sogeri Rd. Jaraknya 8km dari jalan Sogeri dan kamu akan menemukan beberapa jalur jalan setapak di antara pohon pinus, kamu bisa menikmati pemandangan serta bisa melihat burung kingfisher dan burung Raggiana.
    varitataKamu bisa berkemah di sini, tapi harus ramai2 dengan teman2 yah guys.
  3. Port Moresby Nature Park
    Lokasi :  Waigani, Port Moresby
    nature park

Di ujung utara Waigani Dr, oleh Universitas Papua Nugini, ini adalah pulau yang tenang. Lebih dari 2 km trotoar di bawah dan melalui kanopi hutan, dengan taman yang terawat baik menampilkan spesies tanaman lokal dan eksotis, termasuk anggrek asli dan hibrida. Pohon-pohon itu hidup dengan gemuruh kelelawar buah, dan menampilkan satwa liar meliputi kanguru pohon, burung enggang, kasuari, dan kandang burung besar yang menampung burung beo dan burung-burung indah.

4. Parliament Haus

parliament

Lokasi : Independent Dr Port Moresby, Papua Nugini
Gedung Parlemen Haus yang unik dan menarik dipadukan dengan desain budaya Highland dan mosaik motif PNG.
Lobi luas masuk melalui pintu yang pegangannya bergaya kundu drum (drum berbentuk jam pasir dengan kulit kadal).
Beberapa bingkai berisi serangga yang unik dan menakjubkan dipamerkan di dalam gedung ini, termasuk Alexandra Alexandra Birdwing (kupu-kupu terbesar di dunia, dengan lebar sayap 30 cm).
Menggunakan Taksi ke Boroko menghabiskan biaya sekitar K40 atau K50 dari Kota.

Pengalaman Jalan-jalan di Port Moresby saat waktu libur

Info Travel – Hi Bro..! Kembali lagi waktunya saya menulis setelah lama disibukan dengan pekerjaan dan sakit yang melanda saya, #lebay.. Saya lanjutkan cerita saya ya,, saya tinggal di sebuah kawasan sekitar 3 hektar dengan bukit2 yang ada di samping kanan kiri.

Kami tinggal di tengah pusat kota, Port Moresby. Di kota ini sedang banyak pembangunan pesat baik untuk sarana dan prasarana publik dan swasta yang berlomba lomba mendirikan perusahaan disini. Karena hampir lebih dari 60% barang kebutuhan diimport dan negara ini belum banyak pabrik produksi. Mulai dari beras, makanan ringan, alat elektronik, semua diimport.

Saat weekend kami sempatkan waktu untuk melihat lihat kota ini. Alangkah kagetnya saya setelah melihat banyak ludah bekas makan pinang.. -_-!!

Kalian kenal pinang dan sirih kan? kalo di indonesia banyak orang jaman dulu (dibaca:jadul) masih menggunakan pinang dan daun sirih.

Sebagian besar penduduk asli New Guinea suka memakan buah ini, dan membuang ludahnya dimana mana, haha..

baik di bus, di jalan raya, di tempat umum. Menurut keterangan dari teman saya yang penasaran dan mencoba makan pinang itu, dia mengatakan bahwa setelah makan buah tersebut, badannya menjadi panas dan agak pusing. semacam mabuk. Biasanya mereka memakan buah tsb dicampur dengan bubuk putih yg terbuat dari kulit kerang yang ditumbuk.

Dan ternyata banyak kejadian yang menyeramkan disini, seperti tawuran, jambret, dll. karena mungkin dibawah pengaruh makanan itu dan mabuk.

Jadwal di hari libur kami adalah pergi ke mall yg ada disana. Letaknya di pinggir pantai, yg merupakan mall yg cukup bagus disana, “Waterfont“. Cukup banyak penggunjung dari manca negara di dalam mall tersebut. Oh iya gan, di negara ini cukup banyak pendatang. Mayoritas pendatang adalah dari negara Indonesia, China, Australia dan Malaysia.

Kami berbelanja di mall tersebut untuk membeli kebutuhan sehari hari seperti sabun, daging, kecap, roti, dll.

Dan beberapa dari kami membeli minuman seperti wine dan beer yang tersedia dan dijual di dalam mall ini juga. hehe.. Karena kami banyak habiskan waktu di dalam kawasan saja sepanjang hari, kami membeli bahan pangan supaya ada cemilan untuk teman sambil bercerita dengan kawan.

 

New Guinea : Negara seribu tantangan

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya bekerja di negara Papua New Guinea, karena awal mula saya bekerja overseas adalah di negara ini. 🙂

Sebelumnya kita cari tahu dulu apa sih Papua New Guinea.

Papua New Guinea adalah negara kecil yang bersebelahan dengan pulau Papua indonesia, tepatnya berseberangan dengan benua australia.

papua-new-guinea

Tepatnya pada bulan April 2014, saya memberanikan diri untuk bekerja di negara tersebut. Pada awalnya saya sempat ragu dan ingin menolak tawaran pekerjaan tersebut.

Kaget bukan kepalang saat mencari informasi tentang negara papua ini, karena diberitakan bahwa negara ini adalah negara terburuk rangking 3 di Asia.

Banyak kejahatan, pemberontakan, pendidikan yang masih kurang merata serta susahnya kehidupan orang local disana.

Dan yang paling berbahayanya, Papua New Guinea adalah negara yang memiliki jumlah pengidap aids yang besar! Makanya bagi cowo hidung belang, jangan main2 ya.

Singkat cerita, setelah perang batin, saya memutuskan untuk mencoba bekerja di negara tersebut.

Bulan April 2014, berbekal nekat dan doa restu orangtua saya tiba di kota Port Moresby, ibukota dari Papua New Guinea.

Dari atas pesawat saya dimanjakan dengan oleh indahnya panorama negara new guinea, memang banyak tempat wisata alam yang masi sangat natural dan jarang disentuh oleh manusia, “asyik”, batinku berkata, negara yang sangat indah mungkin gak akan terlalu membosankan.

papua jackson airport

Saya dijemput oleh rekan sekantor yang kebetulan orang indonesia. Pengalaman hari pertama di negara tersebut cukup mengejutkan, sebab sama sekali berbeda jauh dengan negara kita, baik dalam pembangunan maupun dalam kualitas SDMnya.

Pemandangan kota dari bandara menuju lokasi kerja..

kota port moresby

kota port moresby1

Pembangunan di kota ini sedang berlangsung, dan masi banyak lahan yang belum banyak digunakan. Dan banyak bukit-bukit di kanan kiri.

Angin sepoi menerpa rambutku, serta udara yang masih sangat bersih membuat hari pertama begitu menarik bagiku.

Tempat perusahaan dimana saya bekerja sangatlah nyaman, perusahaan menjamin segala kebutuhan kita. kamar tidur dengan kamar mandi dan dapur pribadi, serta air panas dan AC tentunya.

Oh iya guys, next post saya akan ceritakan kenapa saya bisa bekerja di New Guinea dan bekerja sebagai apa.

Hari pertama saya menghabiskan waktu di kamar untuk istirahat dan berbincang bincang dengan sesama orang indonesia, berbagi cerita. Kami tinggal di suatu wilayah yang memang milik perusahaan, anehnya setiap rumah memiliki teralis besi dan pagar yang tinggi, bahkan di tempat kami menggunakan listrik dan petugas jaga yang banyak.

Di malam hari pertama saya tidur pulas karena terlalu cape, esoknya saya dibangunkan dengan suara burung-burung yang saling berkejar kejaran. Yang bahkan mungkin baru kali ini saya mendengar kicauan burung di alam bebas, sebab di kota saya tinggal sudah tidak ada kicauan burung burung, malah yang ada bising kendaraan dan polusi kendaraan. hehe..

Post perdana saya mungkin sampe sini dulu aja ya guys, nanti saya update lagi di post selanjutnya. Oh iya kalo ada yg menanyakan apa saya masih di New Guinea, jawabannya adalah saya sudah tidak berada disana lagi.. 🙂

Ditunggu next post saya ya guys!